Wednesday, May 1, 2013
Saran utk lalulintas Jakarta ? (1)
Pak Jokowi, pak Ahok,
Saya pengagum Anda berdua. Banyak hal besar yg telah bapak lakukan utk Jakarta dalam waktu singkat ini. Tapi mohon maaf -- sekali mohon maaf sebesar2nya -- tak ada satupun yg menyentuh kemacetan lalulintas Jakarta (atau saya belum pernah dengar)...
Tolong segera lakukan apa yg bisa dilakukan. Banyak kemacetan lalulintas disebabkan karena "hal kecil" dan dapat diselesaikan dalam waktu yg sangat singkat dgn biaya yg sangat kecil. Tapi, untuk itu, perlu diketahui juga beberapa prinsip pengaturan lalu lintas.
1. Pada siang hari, apa penyebab kemacetan utama lalulintas Jakarta selama 10 tahun ini ? Busway... Ya, jalur busway yg kosong! Jonas Eliasson, ahli transportasi, menunjukkan bhw lalulintas Stockholm yg macet dapat diatasi dengan sedikit mengurangi jumlah kendaraan. Ya, sedikit aja: 20%. Di sana dicoba menarik ongkos 2 Euro utk masuk ke jalan tertentu, spt sistem ERP di Singapura. Lihat link ini (download bila error). Gambar sebelum dan sesudah lalulintas berkurang 20%:
Hasilnya, lalulintas lancar. Nah, busway memakan 20 - 30%, kadang lebih, dari jalur yg ada. Tidak heran lalulintas Jakarta macet. Karena itu, manfaatkan jalur busway dengan cara sbb:
Ada bbrp jalur busway yg kosong di siang hari. Misalkan di sini :
Bila jalur busway dari Cawang diperbolehkan dipakai oleh masyarakat umum, kemacetan di luar jalur busway akan jauh berkurang. Lalu bagaimana dgn kelancaran bus di busway itu sendiri? Tidak akan ada masalah. Karena daerah di depan kemacetan itu hampir tidak pernah macet! Jadi, mobil yg melintas di busway tidak akan mengganggu bus.
Prinsip ini bisa diterapkan di semua jalur busway Jakarta. Minta aparat Pemprov mencari keadaan spt ini di daerahnya masing2. Saya kira paling tidak ada bbrp titik kemacetan yg bisa berkurang. Batasi pada jam2 tertentu saat tidak ada kemacetan di jalur busway di depan titik kemacetan.
Paling tidak, ada beberapa ribu orang tertolong setiap harinya.
Labels:
Ahok,
Gubernur,
Jakarta,
Jokowi,
Jokowi-Ahok,
kemacetan,
lalu lintas,
lalulintas,
macet,
pengaturan,
penghematan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment